
Cobranews.id, Senin 27 April 2026, Medan — Aktivitas mencurigakan di sebuah gudang yang berada di Jalan Pasar Nippon, Lingkungan VI, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, menuai keluhan warga. Gudang tersebut diduga digunakan sebagai lokasi penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.
Warga menyebut, aktivitas di lokasi itu telah berlangsung sekitar dua bulan terakhir. Dalam rentang waktu tersebut, mobil-mobil tangki kerap terlihat keluar masuk area gudang, terutama pada malam hari.
“Sudah sekitar dua bulan ini berlangsung. Hampir setiap malam mobil tangki datang. Bahkan tadi malam saja ada sekitar lima unit yang masuk,” ungkap salah seorang warga, Senin (27/4/2026).
Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Selain dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, lalu lalang kendaraan bertonase besar di kawasan permukiman padat dinilai membahayakan keselamatan warga.
Warga juga menyoroti cara berkendara sopir truk tangki yang disebut kerap melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi Jalan Pasar Nippon. Situasi tersebut dinilai meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih di lingkungan yang ramai aktivitas warga.
Tak hanya itu, letak gudang yang disebut-sebut berada sangat dekat dengan kantor lurah setempat turut memicu tanda tanya di kalangan masyarakat.
“Lokasinya dekat sekali dengan kantor lurah, cuma selisih satu rumah. Jadi wajar kalau warga bertanya-tanya,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun, aktivitas serupa sebelumnya sempat terhenti setelah warga melakukan aksi penghadangan pada 9 Juli 2025. Peristiwa itu sempat memicu ketegangan antara warga dan pihak pengelola gudang. Namun belakangan, aktivitas tersebut kembali beroperasi.
“Dulu sempat berhenti setelah warga menghadang. Tapi sekarang muncul lagi, truk tangki kembali masuk seperti biasa,” kata warga lainnya.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan di lokasi. Warga juga meminta adanya tindakan tegas jika terbukti terjadi penyalahgunaan BBM subsidi, guna menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.
Selain itu, warga menekankan pentingnya pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan pribadi.
TIM
